Selasa, 13 Maret 2012

MACAM-MACAM ANION


ANION ADALAH ION YANG BERMUATAN NEGATIF

Macam-macam Anion
CO32-          : Karbonat                                         
HCO3-           : Hidrogen Karbonat
SO32-            : Sulfit

Rabu, 07 Maret 2012

Kation Dan Analisisnya

Kation adalah ion yang bermuatan positif

Contoh Kation :
  • Kalium (Na+)
  • Kalsium (K+)
  • Natrium (Na+)
  • Magnesium (Mg2+)
  • Perak (Ag+)
  • Barium (Ba+)
  • Alumunium (Al3+)
  • Timbal II (Pb2+)
  • Cobalt (CO3+)
  • Besi II (Fe2+)
  • Litium (Li+)
Analisa Kimia dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu :
  1. Analisa Kualitatif
  2. Analisa Kuantitatif
Analisa Kualitatif adalah suatu analisa yang bertujuan mencari dan menyelidikinya suatu unsur dalam sampel.
Analisa kuantitatif adalah suatu analisa yang bertujuan mencari banyaknya suatu unsur dalam sampel.

analisa Kualitatif dibagi menjadi dua bagian yaitu :
  1. Analisa pendahuluan : bertujuan untuk memperkirakan dan memberi arah  sehingga memperoleh gambaran terhadap contoh yang akan diteliti. Analisa pendahuluan meliputi : 
  • Organoleptis ( menggunakan panca indra ), yang di analisis biasanya berupa bentuk, warna, bau.
  • Pemanasan dengan tabung pijar
  • Reaksi nyala (flame test), Dilakukan dengan menggunakan kawat Pt atau Nicr. Warna-warna yang terjadi pada reaksi nyala sebagai berikut Kation
- Li+ warna Merah
- Na+ warna Kuning
- K+ warna Ungu
- Ba2+ warna Kuning
- Sr2+ warna Merah bata
- Cu2+ warna Hijau biru
- Ca2+ warna Merah kekuningan

 
Analisis klation
Analisis kation memerlukan pendekatan yang sistematis. Umumnya ini dilakukan dengan dua cara yaitu pemisahan dan identifikasi. Pemisahan dilakukan dengan cara mengendapkan suatu kelompok kation dari larutannya. Kelompok kation yang mengendap dipisahkan dari larutan dengan cara sentrifus dan menuangkan filtratnya ke tabung uji yang lain. Larutan yang masih berisi sebagian besar kation kemudian diendapkan kembali membentuk kelompok kation yang baru.

Jika dalam kelompok kation yang terendapkan masih berisi beberapa kation maka kation-kation tersebut dipisahkan lagi menjadi kelompok kation yang kecil, demikian seterusnya sehingga pada akhirnya dapat dilakukan uji spesifik untuk satu kation. Jenis dan konsentrasi pereaksi serta pengaturan pH larutan dilakukan untuk memisahkan kation menjadi beberapa kelompok.